BANGKINANG, — Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti rapat koordinasi monitoring pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Jumat (13/2). Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan panggilan moral untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting itu berlangsung di Ruang Command Center Lantai II Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota. Kegiatan ini dipimpin Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E, dan diikuti kepala daerah se-Indonesia.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridarmawan, S.STP., M.Si., CGCAE; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kampar Refrizal, S.STP., M.Ip; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si; perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta perwakilan Bagian Tata Pemerintahan.
Dalam arahannya, Misharti menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan program yang diperintahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Program ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kampar menjadikan gerakan ini sebagai momentum untuk menguatkan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujar Misharti.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Kampar dilakukan secara serentak pada hari yang sama di seluruh wilayah. Pemerintah daerah, kata dia, mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar menjaga kebersihan, kesehatan, serta keindahan lingkungan masing-masing.
Menurut Misharti, komitmen pemerintah daerah sangat penting agar program nasional tersebut dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata. Karena itu, monitoring dan evaluasi yang terstruktur menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan gerakan tersebut.
“Dengan adanya monitoring yang terstruktur dan partisipasi aktif pemerintah serta masyarakat, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Misharti.
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan siap mendukung penuh implementasi Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari upaya membangun kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.(ADV)
#Kampar