BANGKINANG – Balap liar yang kerap terjadi di Jalan Ahmad Yani, Bangkinang Kota, kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kampar.
Sabtu (21/2/2026) subuh, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar, Zulfikar, mendampingi Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, turun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban. Kegiatan ini melibatkan tim gabungan Satpol PP, kepolisian, dan Dinas Perhubungan.
Kegiatan penertiban dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang resah dengan maraknya balap liar pada dini hari. Balap liar tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.
Zulfikar menjelaskan bahwa kehadirannya bersama bupati bertujuan memastikan penertiban berjalan efektif sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para remaja yang kerap terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Subuh tadi kami turun langsung bersama tim gabungan Satpol PP, Polri, dan Dishub mendampingi Bupati Kampar di Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya. Penertiban ini dilakukan demi menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat,” ujar Zulfikar.
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan melakukan patroli, membubarkan kerumunan, memberikan teguran, serta memeriksa kendaraan yang dicurigai digunakan untuk balap liar. Pendekatan persuasif menjadi langkah utama agar masyarakat memahami risiko dari aktivitas ini.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa balap liar bukanlah prestasi, melainkan aktivitas berbahaya yang dapat mengancam keselamatan pelaku maupun masyarakat. Pemerintah daerah akan terus melakukan operasi serupa secara berkala, terutama pada jam rawan seperti dini hari dan akhir pekan.
Selain penertiban, Ahmad Yuzar mengimbau orang tua dan masyarakat untuk aktif mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan. Pemerintah daerah juga mendorong generasi muda menyalurkan minat di bidang otomotif melalui kegiatan yang lebih positif dan aman.
Zulfikar menambahkan, keberhasilan penertiban tidak lepas dari sinergi lintas instansi antara Satpol PP, kepolisian, dan Dinas Perhubungan. Koordinasi ini menjadi kunci pengawasan berkelanjutan, khususnya di titik-titik rawan balap liar di Bangkinang.
“Dengan patroli rutin dan pendekatan humanis, kami berharap aktivitas balap liar dapat ditekan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketertiban lalu lintas,” kata Zulfikar.
Penertiban ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat, sekaligus mencegah risiko kecelakaan akibat aktivitas berbahaya di jalan umum.(Advertorial)
#Kampar