KAMPAR KIRI - Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan dasar berbasis keagamaan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Miftahul Ulum Yayasan Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain di Desa Lipatkain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, Jumat (23/1/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Kampar Misharti yang mewakili Bupati Kampar.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan sarana pendidikan agama yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar keislaman, khususnya di wilayah Kenegerian Lipat Kain dan sekitarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kampar sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kampar Eko Sutrisno, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kampar Fadil, Pelaksana Tugas Camat Kampar Kiri Sri Nuryani, para Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, tokoh masyarakat, serta pengurus Yayasan MI Miftahul Ulum.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan madrasah tersebut, terlebih pelaksanaannya bertepatan dengan hari Jumat yang diyakini sebagai hari penuh keberkahan.
"Hari ini bertepatan dengan hari Jumat. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal dan langkah baik bagi kemajuan pendidikan agama di Lipat Kain agar ke depannya semakin baik," ujar Misharti.
Ia menegaskan bahwa pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial.
Menurutnya, pembangunan fisik madrasah harus sejalan dengan pembangunan kualitas pendidikan dan nilai-nilai moral yang diajarkan.
"Insyaallah melalui MI Miftahul Ulum ini akan lahir generasi emas, generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan kelak menjadi calon-calon pemimpin yang membawa kebaikan bagi daerah dan bangsa," katanya.
Misharti juga memberikan apresiasi kepada Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain dan pengurus yayasan yang telah menggagas serta memulai pembangunan madrasah tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain atas pembangunan MI ini. Pemerintah Kabupaten Kampar akan selalu mensupport upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pendidikan keagamaan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan MI Miftahul Ulum, Datuok Darwis, menyampaikan bahwa pembangunan madrasah ini merupakan wujud kepedulian masyarakat adat terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Ia berharap keberadaan MI Miftahul Ulum dapat menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.
"Dengan berdirinya MI ini, kami sangat berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Kampar agar madrasah ini dapat berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda Lipat Kain," ungkap Datuok Darwis.
Dukungan juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Ketua Fraksi NasDem, Eko Sutrisno.
Sebagai putra daerah Rantau Kampar Kiri, Eko menilai pembangunan MI Miftahul Ulum merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan dasar di daerah.
"Sebagai anak rantau dari Kampar Kiri, saya merasa bangga dan terharu melihat semangat masyarakat dan Ninik Mamak membangun pendidikan agama untuk anak-anak kita. Ini adalah investasi jangka panjang yang sangat penting," kata Eko.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Kampar, khususnya Fraksi NasDem, siap mendorong dan mengawal kebijakan serta program yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan madrasah di wilayah pedesaan.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Kami di DPRD akan terus mendorong agar madrasah dan sekolah-sekolah di Kampar, termasuk di Kampar Kiri, mendapat perhatian dan dukungan yang layak, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun peningkatan mutu tenaga pendidik,” ujarnya.
Dengan dimulainya pembangunan MI Miftahul Ulum ini, masyarakat Kenegerian Lipat Kain berharap kehadiran madrasah tersebut dapat menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran pendidikan agama dalam pembangunan Kabupaten Kampar secara berkelanjutan.(Advertorial)
#Kampar