BANGKINANG KOTA — Arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kampar mendapat pengawalan ketat. Sejak H-7 Lebaran, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kampar telah disiagakan di sejumlah Pos Terpadu dan hingga kini masih terus berjaga tanpa henti untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kampar, Zulfikar, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam penuh, bahkan hingga beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri. Menurutnya, langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan warga yang kembali dari kampung halaman ke daerah tujuan.
“Sejak H-7 hingga saat ini, personel Satpol PP Kampar tetap konsisten menjalankan tugas pengamanan arus balik Lebaran di Pos Terpadu. Tidak ada jeda, semua berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Zulfikar, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, setiap Pos Terpadu dijaga oleh tiga personel Satpol PP yang bekerja secara sinergis bersama unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk menciptakan sistem pengamanan yang terpadu, sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama para pemudik.
Sejumlah titik strategis yang menjadi fokus pengamanan meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam) SPBU XIII Koto Kampar, Pos Lapangan Merdeka Bangkinang, Pos Simpang Petapahan, Pos SPBU Rimbo Panjang, Pos Kubang Jaya Siak Hulu, Pos Sungai Lipai Gunung Sahilan, Pos Gerbang Tol Tambang, serta Pos Gerbang Tol Tanjung Alai.
Zulfikar menambahkan, dinamika arus mudik dan balik kerap diiringi dengan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi pelanggaran ketertiban umum. Oleh karena itu, ia meminta seluruh personel untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan selama bertugas di lapangan.
“Kondisi di lapangan bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, kami tekankan kepada seluruh personel untuk selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan. Kehadiran kita di Pos Terpadu adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Selain melakukan pengamanan, petugas di Pos Terpadu juga berperan dalam memberikan informasi, membantu kelancaran arus lalu lintas, hingga memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami pemudik.
Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran ini, lanjut Zulfikar, akan terus berlangsung hingga batas waktu yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Satpol PP.
Dengan kesiapsiagaan aparat gabungan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman pasca libur Hari Raya.(ADV)
#Kampar