BANGKINANG KOTA — Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru guna memastikan akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin optimal bagi masyarakat. Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi dan audiensi yang digelar di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Kantor Bupati Kampar, Selasa (10/2).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah menerima langsung kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, dr. Muhammad Fakhriza, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, Ardi didampingi Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Ardi mengatakan, pertemuan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan, terutama dalam mengatasi berbagai kendala pelayanan kesehatan di lapangan.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen penuh mendukung program kesehatan nasional. Melalui silaturahmi ini, kita ingin memastikan koordinasi antara OPD terkait, seperti Bappeda dan Dinas Kesehatan, berjalan sinkron dengan BPJS guna mengatasi berbagai kendala pelayanan di lapangan,” ujar Ardi.
Menurut dia, dukungan lintas organisasi perangkat daerah diperlukan agar target kepesertaan dan kualitas layanan JKN dapat tercapai secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru dr. Muhammad Fakhriza mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap pelaksanaan program JKN. Ia menegaskan, keberhasilan Universal Health Coverage (UHC) di daerah sangat ditentukan oleh validitas data kepesertaan serta dukungan perencanaan anggaran dari pemerintah daerah.
“Capaian UHC tidak hanya soal angka kepesertaan, tetapi juga memastikan peserta aktif dan terdata dengan baik. Sinergi bersama Bappeda dan Dinas Kesehatan sangat penting dalam mendukung perencanaan anggaran dan keberlanjutan program,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata memaparkan upaya integrasi perencanaan anggaran sektor kesehatan agar selaras dengan target cakupan kepesertaan BPJS pada 2026. Ia menyebut, penyelarasan data dan perencanaan menjadi kunci agar alokasi anggaran tepat sasaran.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi rutin antar-lembaga. Pemerintah Kabupaten Kampar dan BPJS Kesehatan sepakat memperkuat kolaborasi demi menjamin keberlanjutan dan mutu layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Bumi Negeri Sarimadu.(ADV)
#Kampar