BANGKINANG KOTA, — Pemerintah Kabupaten Kampar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027. Dalam Rapat Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya setiap program dirancang dengan output yang jelas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Muara Takus, Kantor Bappeda Kabupaten Kampar, Kamis (26/2/2026), dipimpin langsung oleh Ahmad Yuzar. Dalam arahannya, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan usulan kegiatan tidak sekadar administratif, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.
“Kita harus memastikan setiap usulan kegiatan di tahun 2027 memiliki output yang jelas dan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Ahmad Yuzar.
Menurut dia, sinkronisasi antarprogram menjadi kunci agar pembangunan lebih terarah dan tidak tumpang tindih. Ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor-sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut mendampingi dalam rapat tersebut Wakil Bupati Kampar Misharti dan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah. Kehadiran jajaran pimpinan daerah itu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal proses perencanaan secara transparan dan akuntabel.
Misharti dalam arahannya menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Kampar. Ia meminta setiap OPD lebih selektif dalam memilah usulan dari masyarakat agar program yang diprioritaskan benar-benar berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan.
Rapat Pra-Musrenbang ini juga dihadiri Tim RKPD yang bertugas melakukan pendampingan teknis. Tim tersebut akan menajamkan target kinerja serta menyelaraskan prioritas pendanaan dengan visi dan misi pembangunan daerah.
Melalui tahapan pra-musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap perencanaan pembangunan 2027 dapat disusun secara lebih terukur, partisipatif, dan berorientasi hasil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat kecamatan dan desa di seluruh wilayah Kampar.(ADV)
#Kampar