PEKANBARU, - Wakil Bupati Kampar, Misharti, menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru–Rengat, khususnya Seksi Lingkar Pekanbaru di Provinsi Riau.
Hal itu disampaikan Misharti saat menghadiri rapat koordinasi penyelesaian Administrasi Ganti Kerugian Tanah (AGHT) yang digelar di Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (14/4).
Dalam rapat tersebut, berbagai persoalan terkait penyelesaian lahan dibahas bersama seluruh pihak terkait, mulai dari sinkronisasi data lahan, kendala administrasi, hingga penyelesaian aspek hukum pembayaran ganti rugi kepada masyarakat terdampak.
Misharti mengatakan pembangunan jalan tol merupakan proyek strategis nasional yang akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk Kabupaten Kampar.
“Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh percepatan pembangunan tol ini. Namun proses penyelesaian ganti rugi lahan juga harus dilakukan secara adil dan transparan agar masyarakat mendapatkan kepastian,” ujar Misharti.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting agar berbagai hambatan di lapangan dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan tidak mengalami keterlambatan.
“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan. Dengan koordinasi yang baik, persoalan yang ada bisa segera dituntaskan dan pembangunan dapat berjalan sesuai target,” katanya.
Rapat koordinasi itu turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, para Kepala Kejaksaan Negeri dari kabupaten/kota terdampak proyek, Ketua Pengadilan Negeri, serta jajaran PT Hutama Karya sebagai pelaksana pembangunan ruas Tol Pekanbaru–Rengat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak PT Hutama Karya juga memaparkan perkembangan pembangunan proyek serta sejumlah kendala yang masih ditemui di lapangan, terutama terkait proses administrasi dan penyelesaian lahan.
Ruas Tol Pekanbaru–Rengat sendiri merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. Selain itu, keberadaan jalan tol tersebut juga diproyeksikan meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa di Provinsi Riau.(Adv)
#Kampar